Berbobot 500 Kg, Wanita Terberat di Dunia Turun 50 Kg Hanya dalam 12 Hari



EMAN Ahmed Abd El Aty, wanita terberat di dunia asal Mesir berhasil menurunkan 50 kg berat badannya hanya dalam 12 hari. Ini merupakan hasil perawatan penurunan berat badan di rumah sakit Saifee, Mumbai, India.

Eman Ahmed sebelumnya memiliki bobot 500 kg. Dengan bobot sebesar itu, Eman Ahmed tidak bisa bangkit dari tempat tidur rumahnya di Mesir selama hampir 25 tahun, sebelum akhirnya ditangani di India. (Baca: Berat Badan Wanita Terberat di Dunia Turun 30 Kg Hanya dalam 5 Hari)

Namun, berkat upaya keras tim dokter, wanita berusia 37 tahun tersebut sekarang dapat sedikit mengangkat lengannya dan menggenggam sesuatu. Tim dokter telah menjalankan perawatan penurunan berat badan dan rezim diet ketat kepadanya.

(Foto:MSN)

Dikutip dari Zeenews, saat ini Eman Ahmed menjalani diet ketat dan 90 menit sesi fisioterapi. Operasi penurunan berat badan pertamanya kurang dari 2 minggu lagi. Dokter di rumah sakit tersebut membawa misi menurunkan berat badan Eman Ahmed menjadi 200 kg pada tahun 2017.

Sementara itu, kondisi lainnya, Eman Ahmed yang sebelumnya tidak bisa tidur selama lebih dari 3 jam, kini mengelola siklus tidur 8 jam.

Masa kecil dan perjuangan wanita terberat di dunia

Eman Ahmed didiagnosis dengan kaki gajah tidak lama setelah dilahirkan. Berat lahirnya sangat mengejutkan ketika itu, 5 kg! Berat badannya bertambah ketika ia berusia 11 tahun.

Ia harus berhenti sekolah sejak duduk di kelas 5 SD. Pasalnya, Eman Ahmed mengalami gangguan tiroid. Berat badan wanita yang berdomisili di kota Alexandria ini terus melonjak, hingga ia tidak bisa berjalan dan hanya mampu merangkak.

Pada 2014, berat tubuhnya mencapai 300 kg. Eman Ahmed memiliki kadar kolesterol tinggi dan stroke yang membuatnya lumpuh. Stroke membuatnya sulit bicara dan ia hanya bisa terbaring di atas tempat tidur.

Saat ditimbang pada 2016, berat Eman Ahmed mencapai 500 kg. Ia didiagnosis mengalami lymphedema parah, diabetes tipe 2, hipertensi, dan hipotiroidisme. Selain itu, penyakit paru-paru obstruktif juga dialaminya dengan risiko emboli pada paru-paru.

Setelah segala upaya bantuan medis dari Mesir dan Yunani, adik Eman Ahmed mulai menggerakkan kampanye online. Melalui kampanye ini, dr Muffazal Lakdawala, ahli bedah laparoskopi, mulai tertarik pada kasus Ahmed. Baca: Punya Bobot 500 Kg, Wanita Terberat di Dunia Jalani Operasi Penurunan Berat Badan)

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj, yang tinggal di Delhi, mencoba melakukan pendekatan par pejabat Kedutaan India di Mesir, yang telah menolak permohonan visa Eman Ahmed untuk berobat ke India.

Akhirnya, dengan terbaring di tempat tidur khusus ciptaan seniman asal Mesir, Eman Ahmed berhasil diterbangkan dengan pesawat Egyptair Airbus 300-600 ke Mumbai. Kemudian, ia berhasil segera dilarikan ke Saifee Hospital dengan truk yang telah dimodifikasi khusus, di mana dia diturunkan menggunakan derek.

Perjuangan yang tidak sia-sia, Eman Ahmed berhasil mengalami penurunan berat badan 30 kg hanya dalam 5 hari di Rumah Sakit Saifee. Bahkan, kini berat badannya telah turun 50 kg hanya dalam 12 hari.



EmoticonEmoticon